Cipt. Achmad Badaruddin
Saat kau hadir
ketika hendak pergi
merona pipi
melihat sang buah hati
kau menangis lantang
membuatku bahagia
karena dirimu ada
hanya untukmu
ruang rinduku
keindahan bersenandung
tubuhmu yang mungil
wajahmu yang imut
kau sungguh lucu
Sungguh mati aku cinta padamu
cepatlah peluk daku
ku kan menunggumu
hai pelangiku
matamu indah
suaramu indah
bibirmu indah
wajahmu indah
dirimu indah
sungguh anugerah Yang Maha Kuasa
Aku menginginkanmu sedari dulu
panah cintamu menghujam jantungku
Tak ada salahnya bahasamu
karna hanya bahasa cinta di hatimu
Cintai hatiku
Cintai hatimu
penuhi hasratku taklukan dunia
dengan dirimu berlayar bersama
kita akan berbicara tentang Aku, Kau dan Dia
Mari kubimbing dirimu berjalan
kamu belahan jiwa
lucunya mungilku









Tidak ada komentar:
Posting Komentar